Kentut: Penyebab, Manfaat, serta Cara Mengatasi Kondisi Sering Kentut


Semua orang pasti pernah mengeluarkan gas dari dalam tubuh melalui lubang dubur. Gas yang dikeluarkan tersebut selalu kita sebut dengan “Kentut” atau dalam bahasa medis disebut flatus.

 

Apakah kamu tahu apa itu kentut? Apa penyebab sering kentut? Apa manfaat kentut?

 

Mari simak artikel berikut ini.


 Kentut

Kentut adalah sebagian hasil dari pemrosesan dan penguraian makanan yang di konsumsi setiap hari. Proses biologi yang normal, serta terjadi  secara rutin ini di alami semua orang.

 

Kentut merupakan proses alamiah yang menyehatkan tubuh. Misalnya, pasien yang melakukan operasi pada sistem pencernaannya, kentut akan menjadi tolak ukur dari kepulihan pasca operasi.

 

Gas alamiah tubuh ini akan keluar beberapa kali dalam sehari. Rata-rata orang normal akan kentut sebanyak 5 hingga 15 kali dalam sehari. Namun, ada saja orang yang kentut bahkan lebih dari 40 kali dalam sehari. Apa penyebabnya?

 

Penyebab Kentut

 Ada beragam penyebab kentut yang kita alami setiap harinya, antara lain:

 

1.       Proses Pencernaan Normal

Setiap hari kita pasti akan mengonsumsi sesuatu. Segala yang kita konsumsi akan dicerna di dalam lambung, sehingga lambung menghasilkan zat asam. Lalu pancreas akan bertugas menetralkan kembali asam lambung agar tidak terlalu tinggi.

 

Secara langsung, proses ini akan menghasilkan gas karbon dioksida yang terdorong keluar kemudian dibuang melalui lubang dubur, yang kita sebut kentut. Pada proses ini, kentut menunjukkan bahwa sistem perncernaan kita bekerja dengan baik.

 

2.      Menelan Udara

 Penyebab kentut yang satu ini terjadi pada saat kita sedang makan, minum, atau merokok. Secara tidak sadar kamu telah menelan udara yang ada disekitarmu. Sehingga udara tersebut bertumpuk di dalam sistem pencernaan dan akan di keluarkan dalam bentuk gas atau kentut.

 

3.       Perubahan Pola Makan

Perubahan pola makan juga dapat menyebabkan kentut. Misalnya kamu yang awalnya memakan segala jenis makanan tiba-tiba mengubah pola makan dengan menguranginya atau tubuh kamu yang sedang beradaptasi dengan pola makan yang baru.

 

4.       Bakteri Usus

 Bakteri yang ada pada usus merupakan penyebab utama munculnya gas pada sistem pencernaan. Karena peran utama dari bakteri ini adalah mencerna dan menyerap makanan serta melakukan fermentasi terhadap makanan yang kita konsumsi.

 

Proses fermentasi inilah yang menghasilkan gas di dalam tubuh. Sebagian gas yang di hasilkan akan diserap oleh darah, kemudian dialirkan ke paru-paru. Sebagian lagi akan didorong ke saluran cerna paling akhir yaitu anus dalam bentuk gas kentut.

 

5.       Makanan
 

Mengonsumsi beberapa makanan juga dapat menyebabkan kentut. Makanan yang dapat menyebabkan kentut, yakni:

 

·       Makanan yang memiliki kandungan gula yang tinggi, seperti laktosa, fruktosa, dan sorbitol.

·       Makanan yang tinggi serat.

·       Makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, seperti sereal, jagung, roti, kentang, ubi, dan pasta.

 

6.       Minuman

 

Tidak hanya mengonsumsi makanan dapat menyebabkan kentut, melainkan melalui beberapa minuman pun dapat menyebabkan kentut, seperti:

 

·       Minuman bersoda

·       Minuman beralkohol

·       Produk minuman susu

 

7.       Mengonsumsi Obat

 

Ada beberapa dari jenis obat yang dapat meningkatkan gas dalam tubuh, seperti Ibuprofen, obat anti jamur, obat laksatif, dan obat pengencer darah.

 

8.       Kondisi Medis

 

Penyebab adanya gas pada tubuh atau penyebab kentut yang terakhir adalah mengalami beberapa kondisi medis.

 

Kondisi medis yang dimaksudkan adalah seperti iritasi pada sistem pencernaan, infeksi pada usus, sembelit, intoleransi laktosa, penyakit kolik dan terdapat gangguan penyerapan zat gizi di dalam usus halus.

 

Cara Mengatasi Kondisi Sering Kentut

 

Penyebab-penyebab kentut tersebut bisa sangat mengganggu aktivitas kita jika terlalu sering. Walau dianggap lumrah, namun kita tetap merasa malu jika ketahuan kentut di tempat umum.

 

Ada beberapa cara mengatasi kondisi sering kentut, yaitu:

 

1.       Hindari mengonsumsi makanan yang paling beresiko sebagai penyebab kentut.

2.       Pola makan yang teratur dengan porsi yang sedikit, agar aktivitas sistem pencernaan tidak terlalu berat.

3.       Jangan makan dan minum dengan terburu-buru, karena jika terburu-buru akan meningkatkan jumlah udara yang tertelan.

4.       Rutin berolahraga, minimal 30 menit setiap hari.

5.       Kurangi mengonsumsi makanan yang mengandung lemak, karena lemak sulit dicerna sistem pencernaan.

6.       Menghentikan kebiasaan merokok, karena dapat menelan udara dalam jumlah yang besar.

7.       Hindari meminum minuman bersoda dan beralkohol.

 
Manfaat Kentut

Walau terkesan menjijikan dan memalukan, ternyata kentut memiliki manfaat bagi tubuh kita, seperti berikut ini.

  1.  Manfaat kentut yang pertama yaitu, mengurangi perut kembung.
  2. Memberi peringatan dini bagi tubuh, apakah tubuh kita sedang dalam kondisi yang baik atau tidak.
  3. Bagus untuk usus besar, karena kentut yang ditahan akan menjadi masalah serius bagi usus besar.
  4. Manfaat kentut berikutnya berasal dari baunya, karena senyawa yang dihasilkan tubuh kita seperti hydrogen sulfida dapat melindungi tubuh dari penyakit dalam di kemudian hari.
  5. Membantu proses diet.
  6. Pengingat bahwa bakteri yang ada di usus kita dalam keadaan sehat.
  7. Manfaat kentut yang terakhir adalah membuat lega, karena menahan kentut membuat kita tidak nyaman.

Itulah tadi artikel tentang Kentut. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan kamu. Salam sehat selalu.

Komentar